<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Media Kita Semua &#187; emosi</title>
	<atom:link href="http://medianya.wordpress.com/tag/emosi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://medianya.wordpress.com</link>
	<description>Media berita dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Dec 2009 04:11:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='medianya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/722dc63246c148a5d332a092f975146c?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Media Kita Semua &#187; emosi</title>
		<link>http://medianya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://medianya.wordpress.com/osd.xml" title="Media Kita Semua" />
		<item>
		<title>Mengguncang Bayi Bisa Merusakkan Otaknya</title>
		<link>http://medianya.wordpress.com/2008/11/13/mengguncang-bayi-bisa-merusakkan-otaknya-2/</link>
		<comments>http://medianya.wordpress.com/2008/11/13/mengguncang-bayi-bisa-merusakkan-otaknya-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 12:06:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[mengguncang]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[tangisan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[otak]]></category>
		<category><![CDATA[bisu]]></category>
		<category><![CDATA[tuli]]></category>
		<category><![CDATA[trauma]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[cedera]]></category>
		<category><![CDATA[buta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://medianya.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Cologne, Jerman- Orang tua yang emosi dengan tangisan anak, harus berpikir ulang sebelum bertindak kasar yang mengakibatkan penyesalan. Menguncang-guncang bayi menangis ternyata dapat menyebabkan kerusakan otak yang parah bahkan kematian.
DPA mengutip asosiasi dokter anak se-Jerman yang mengemukakan bahwa orang tua yang sedang emosi kepada anaknya harus segera meninggalkan ruangan atau menghitung hingga angka 10 lalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=medianya.wordpress.com&blog=5481176&post=21&subd=medianya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Cologne, Jerman- Orang tua yang emosi dengan tangisan anak, harus berpikir ulang sebelum bertindak kasar yang mengakibatkan penyesalan. Menguncang-guncang bayi menangis ternyata dapat menyebabkan kerusakan otak yang parah bahkan kematian.</p>
<p>DPA mengutip asosiasi dokter anak se-Jerman yang mengemukakan bahwa orang tua yang sedang emosi kepada anaknya harus segera meninggalkan ruangan atau menghitung hingga angka 10 lalu menghirup nafas dalam-dalam. </p>
<p>Seorang dokter anak dapat menyarankan klinik rawat jalan terdekat untuk menggampangkan hubungan orang tua dengan &quot;bayi yang sulit&quot;.</p>
<p>Rata-rata sekitar 100 bayi di Jerman setiap tahun mengalami kerusakan parah di otak karena mereka diguncang-guncang pengasuhnya, yang hampir di semua kasus, &quot;terlalu terbebani&quot;.<span id="more-21"></span></p>
<p>Laporan mengenai angka tersebut berdasarkan sensus dari unit penyakit langka anak-anak di Jerman.</p>
<p>Asosiasi dokter anak di Jerman memperkirakan angka bayi yang mengalami trauma akibat diguncang-guncang, sebenarnya lebih tinggi lagi.</p>
<p>Para ahli mengemukakan bahwa faktor risiko atau pemicu trauma diguncang-guncang adalah tangis yang sejadi-jadinya. Kerusakan otak akibat terlalu kuatnya guncangan adalah penyebab terbesar kematian anak berusia enam hingga 12 bulan.</p>
<p>&quot;Kepala bayi secara proporsional lebih besar dan posisi otak relatif lebih tinggi dengan jumlah cairan yang banyak,&quot; kata profesor Hans-Juergen Nentwich, anggota dewan direktur asosiasi tersebut.</p>
<p>&quot;Guncangan keras selama lima detik saja sudah cukup untuk merusak fungsi-fungsi otak.&quot;</p>
<p>Robeknya pembuluh darah dan saraf menyebabkan pendarahan dan kerusakan pada otak.</p>
<p>Lebih dari dua pertiga anak yang mengalami trauma guncangan mengalami kerusakan penglihatan secara permanen, tuli dan bisu. Seperempat dari jumlah itu meninggal akibat cedera tersebut, kata Juergen Nentwich. (*)</p>
Posted in Artikel Tagged: anak, bayi, bisu, buta, cedera, emosi, jerman, kecelakaan, kerusakan, mengguncang, meninggal, orang tua, otak, resiko, tangisan, trauma, tuli <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/medianya.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/medianya.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/medianya.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/medianya.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/medianya.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/medianya.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/medianya.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/medianya.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/medianya.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/medianya.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=medianya.wordpress.com&blog=5481176&post=21&subd=medianya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://medianya.wordpress.com/2008/11/13/mengguncang-bayi-bisa-merusakkan-otaknya-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83fcae7e78b49fbfa28dc58640bda5e6?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengguncang Bayi Bisa Merusakkan Otaknya</title>
		<link>http://medianya.wordpress.com/2008/11/13/mengguncang-bayi-bisa-merusakkan-otaknya/</link>
		<comments>http://medianya.wordpress.com/2008/11/13/mengguncang-bayi-bisa-merusakkan-otaknya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 11:56:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[mengguncang]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[tangisan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[otak]]></category>
		<category><![CDATA[bisu]]></category>
		<category><![CDATA[tuli]]></category>
		<category><![CDATA[trauma]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[cedera]]></category>
		<category><![CDATA[buta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://medianya.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Cologne, Jerman- Orang tua yang emosi dengan tangisan anak, harus berpikir ulang sebelum bertindak kasar yang mengakibatkan penyesalan. Menguncang-guncang bayi menangis ternyata dapat menyebabkan kerusakan otak yang parah bahkan kematian.
DPA mengutip asosiasi dokter anak se-Jerman yang mengemukakan bahwa orang tua yang sedang emosi kepada anaknya harus segera meninggalkan ruangan atau menghitung hingga angka 10 lalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=medianya.wordpress.com&blog=5481176&post=19&subd=medianya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Cologne, Jerman- Orang tua yang emosi dengan tangisan anak, harus berpikir ulang sebelum bertindak kasar yang mengakibatkan penyesalan. Menguncang-guncang bayi menangis ternyata dapat menyebabkan kerusakan otak yang parah bahkan kematian.</p>
<p>DPA mengutip asosiasi dokter anak se-Jerman yang mengemukakan bahwa orang tua yang sedang emosi kepada anaknya harus segera meninggalkan ruangan atau menghitung hingga angka 10 lalu menghirup nafas dalam-dalam. </p>
<p>Seorang dokter anak dapat menyarankan klinik rawat jalan terdekat untuk menggampangkan hubungan orang tua dengan &quot;bayi yang sulit&quot;.</p>
<p>Rata-rata sekitar 100 bayi di Jerman setiap tahun mengalami kerusakan parah di otak karena mereka diguncang-guncang pengasuhnya, yang hampir di semua kasus, &quot;terlalu terbebani&quot;.</p>
<p>Laporan mengenai angka tersebut berdasarkan sensus dari unit penyakit langka anak-anak di Jerman.</p>
<p>Asosiasi dokter anak di Jerman memperkirakan angka bayi yang mengalami trauma akibat diguncang-guncang, sebenarnya lebih tinggi lagi.</p>
<p>Para ahli mengemukakan bahwa faktor risiko atau pemicu trauma diguncang-guncang adalah tangis yang sejadi-jadinya. Kerusakan otak akibat terlalu kuatnya guncangan adalah penyebab terbesar kematian anak berusia enam hingga 12 bulan.</p>
<p>&quot;Kepala bayi secara proporsional lebih besar dan posisi otak relatif lebih tinggi dengan jumlah cairan yang banyak,&quot; kata profesor Hans-Juergen Nentwich, anggota dewan direktur asosiasi tersebut.</p>
<p>&quot;Guncangan keras selama lima detik saja sudah cukup untuk merusak fungsi-fungsi otak.&quot;</p>
<p>Robeknya pembuluh darah dan saraf menyebabkan pendarahan dan kerusakan pada otak.</p>
<p>Lebih dari dua pertiga anak yang mengalami trauma guncangan mengalami kerusakan penglihatan secara permanen, tuli dan bisu. Seperempat dari jumlah itu meninggal akibat cedera tersebut, kata Juergen Nentwich. (antara)</p>
Posted in Artikel Tagged: anak, bayi, bisu, buta, cedera, emosi, jerman, kecelakaan, kerusakan, mengguncang, meninggal, orang tua, otak, resiko, tangisan, trauma, tuli <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/medianya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/medianya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/medianya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/medianya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/medianya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/medianya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/medianya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/medianya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/medianya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/medianya.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=medianya.wordpress.com&blog=5481176&post=19&subd=medianya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://medianya.wordpress.com/2008/11/13/mengguncang-bayi-bisa-merusakkan-otaknya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83fcae7e78b49fbfa28dc58640bda5e6?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>