Razia di Dolly, 7 Tentara Ditangkap

Posted on February 19, 2009. Filed under: Berita | Tags: , , , , , , , , , , |

SURABAYA – Belasan anggota TNI dari satuan angkatan darat dan korps marinir yang tengah dugem di kawasan lokalisasi Dolly dan Jarak diobrak satuan Polisi Militer Komando Garnisum Tetap III Surabaya, dini hari tadi.

Sebanyak tujuh personel TNI aktif berhasil ditangkap. Beberapa lainnya diduga berhasil kabur saat operasi mulai digelar pukul 23.00 WIB hingga 02.00 WIB, dengan sasaran sejumlah tempat karaoke dan diskotek yang ada di dua kawasan pelacuran terbesar di Surabaya itu.

Operasi khusus Kogartap III Surabaya beranggota 35 personel dipimpin Mayor CPM Gatot Firmanulloh itu mulanya menyisir kawasan pelacuran Dolly. Di balik rumah-rumah kaca ini, sedikitnya dua anggota TNI berhasil diamankan. Mereka tertangkap basah saat berada dalam kamar dan melakukan tindakan mesum dengan wanita pekerja seks yang menghuni lokalisasi.

"Personel yang terjaring razia akan kita serahkan ke satuan masing-masing untuk ditindak displin sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukannya," kata Komandan Operasi Mayor CPM Gatot Firmanulloh, Kamis (19/2/2009).

Penyisiran anggota TNI "nakal" selama kurang lebih tiga jam di lokalisasi Dolly maupun Jarak itu, tak pelak membuat warga sekitar heboh. Selain memicu kepanikan di antara pengunjung lokalisasi dan tempat hiburan, tak sedikit PSK yang ikut ngumpet karena khawatir ditangkap. Mereka tak sedikit yang menonton operasi tersebut begitu mengetahui sasaran yang dituju adalah oknum personel TNI aktif.

Razia kemudian dilanjutkan ke kawasan Stasiun Wonokromo yang dikenal banyak warung menyediakan minuman keras. Taoi di tempat ini operasi gagal menemukan satu pun oknum TNI "nakal".

Gatot Firmanulloh mengatakan, fenomena dugem di kalangan militer sulit dihilangkan. Dia merujuk pada hasil razia rutin Kogartap III Surabaya yang selalu saja menemukan adanya personel militer aktif yang terlibat mabuk-mabukan atau bersenang-senang di lokalisasi pelacuran.

"Harus kami akui fenomena ini selalu ada. Karena itu kami secara rutin akan terus melakukan tindakan penertiban ini agar menjadi pelajaran bagi personel TNI bersangkutan, maupun yang lain agar tidak mengulang tindakan serupa," jawabnya.

Dikonfirmasi sebelumnya, Komandan Kobangdikal Laksda TNI Sumartono menegaskan, pihaknya akan memperketat disiplin anggota. Penegasan itu disampaikannya untuk mengantisipasi terulangnya insiden pembunuhan Habib Alwi di Tuban beberapa waktu lalu. Dalam waktu dekat, seluruh perwira di lingkungan Kobangdikal akan kita kumpulkan segera, katanya waktu itu. (Destyan Soejarwoko/Sindo/lsi)

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

One Response to “Razia di Dolly, 7 Tentara Ditangkap”

RSS Feed for Media Kita Semua Comments RSS Feed

mengerikan !!!


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: